Giant Pamit! Ini Fakta yang Harus Kamu Tahu

Posted: 2 Aug 2021from: EditorLast updated : 2 Aug 2021

Akhir Juli lalu, Supermarket Giant di seluruh Indonesia resmi tutup. Pandemi Covid-19 yang masih merajalela memukul telak bisnis salah satu peritel tanah air ini. Namun sebenarnya, aksi penutupan gerai Giant juga sudah dilakukan sejak tahun 2018 lalu, kala itu sebanyak 26 gerai Giant ditutup oleh perusahaan.

 

Supermarket Giant yang berada di bawah induk usaha PT Hero Supermarket Tbk itu selama ini menyasar segmen menengah dan menengah ke bawah. Sampai dengan Maret tahun ini, gerai Giant yang beroperasi tinggal 75 gerai.

 

Jumlah itu merupakan gabungan antara Giant Ekstra ataupun Giant Ekspres. Nah berikut merupakan beberapa fakta yang harus kamu tahu terkait aksi penutupan seluruh gerai Giant.

 

(Baca juga: Buat yang Mau Usaha. Simak, Untung Rugi Bisnis Franchise)

 

1. Genjot IKEA

 

Manajemen Giant pada tahun ini akan fokus menggenjot merek dagan yang tergolong baru diboyong ke Indonesia, IKEA. Gerai IKEA sendiri merupakan supermarket yang menjual barang-barang peralatan rumah tangga.

 

Rencananya, gerai Giant yang ditutup akan dialihfungsikan menjadi gerai IKEA dan juga HERO. Bahkan ditargetkan, dalam kurun waktu 2 tahun perusahaan bakal menggandakan 4 kali lipat dari jumlah IKEA saat ini.

 

Nah bagi karyawan yang terkena dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dapat mencoba melamar pekerjaan di lini bisnis HERO Grup lainnya yang memilki potensi pertumbuhan tinggi, seperti IKEA, Guardian dan HERO.

 

Selama pandemi, harus diakui memang penjualan produk peralatan rumah tangga tetap bertumbuh. Bahkan pembelian untuk kategori Home & Living di salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia berhasil tumbuh lebih dari 2 kali lipat pada tahun 2020.

 

2. Kompensasi karyawan sesuai dengan Undang-Undang

 

Manajemen Giant mengatakan bahwa kompensasi yang diberikan pada karyawan sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang yang berlaku. Sebagai bentuk apresiasi, perusahaan memberikan kompensasi di atas jumlah yang direkomendasikan UU Cipta Kerja.

 

Hal Itu dimaksudkan untuk mempermudah karyawan yang terkena dampak saat melakukan transisi. Setidaknya, sekitar 2.700 karyawan Giant terkena dampak dari penutupan gerai ini.

 

3. Juga Bakal Tambah 100 Gerai Guardian

 

Selain akan menggenjot penjualan produk rumah tangga, Hero Group juga berencana memperkuat bisnisnya di segmen produk kesehatan dan kecantikan. Sektor tersebut dipercaya memiliki potensi pertumbuhan tinggi.

 

Selama pandemi, pembelian produk kesehatan di platform e-commerce pada tahun lalu juga berhasil meningkat lebih dari 2 kali lipat. Melihat hal tersebut, HERO Group berencana akan menambah 100 gerai Guardian hingga akhir tahun 2022 mendatang.

 

4.   Barang tidak terjual akan dimusnahkan

 

Barang yang tidak terjual namun kondisinya tidak layak, akan dimusnahkan oleh perusahaan. Sedangkan untuk barang yang masih dalam kondisi baik dan tidak terjual akan dialihkan ke Gerai HERO.

 

Sebelum aksi penutupan, Giant menggelar diskon besar-besaran di gerai miliknya. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari rencana penutupan gerai.

 

(Baca juga: Mengenal Jenis Akad dalam Transaksi Perbankan Syariah)

 

Nikmati kemudahan akses pendanaan di Finpedia


Kamu yang saat ini membutuhkan dana cepat untuk ragam kebutuhan, bisa mengakses Finpedia.id. Katalog finansial itu menyediakan ragam produk keuangan dari lembaga perbankan, pembiayaan maupun peer to peer lending.

 

Mulai dari kartu kredit, kredit tanpa agunan, pinjaman modal usaha, pinjaman instan, pinjaman dana darurat, pinjaman dengan agunan sampai program cicilan biaya pendidikan bisa didapatkan dengan mudah di Finpedia.id.

 

Disana kamu bisa melihat informasi mulai dari suku bunga yang diberikan, jangka waktu, syarat yang dibutuhkan sampai pengajuan bisa dilakukan di Finpedia.

 

Dengan begitu, kamu tidak perlu repot untuk mengumpulkan informasi dari produk keuangan yang dibutuhkan dari ragam lembaga keuangan, seperti AdaPundi yang menyediakan pinjaman untuk semua keperluan kamu mulai dari Rp400 ribu sampai Rp6 juta. Akses sekarang dan penuhi kebutuhan darurat kamu segera!