15 Ide Jualan Bulan Puasa Kekinian yang Laris Manis

Bulan puasa selalu menjadi momen istimewa, tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga dari segi peluang bisnis. Selama Ramadan, pola konsumsi masyarakat cenderung berubah. Banyak orang berburu makanan dan minuman untuk berbuka puasa, sahur, hingga persiapan Lebaran. Kondisi ini membuat bulan puasa menjadi waktu yang sangat potensial untuk memulai usaha, bahkan dengan modal yang relatif terjangkau.
Tren jualan di bulan puasa pun terus berkembang mengikuti selera pasar. Tidak hanya makanan tradisional, produk kekinian dengan tampilan menarik dan cita rasa unik justru semakin diminati. Berikut ini 15 ide jualan bulan puasa kekinian yang terbukti laris manis dan bisa menjadi inspirasi bisnis yang menjanjikan.
1. Takjil Kekinian dengan Kemasan Menarik
Takjil selalu menjadi primadona saat bulan puasa. Namun, agar tampil beda, banyak penjual kini mengemas takjil dalam bentuk yang lebih modern. Pudding dessert box, es jelly warna-warni, hingga kolak dalam cup transparan menjadi contoh takjil kekinian yang diminati.
Kemasan yang rapi dan praktis membuat produk ini cocok dijual secara online maupun offline. Selain itu, harga yang terjangkau membuat takjil kekinian cepat habis menjelang waktu berbuka.
2. Es Teh dan Es Kopi Literan
Minuman segar selalu menjadi incaran saat berbuka puasa. Es teh literan dengan varian rasa seperti lemon, leci, atau peach menjadi pilihan favorit karena bisa dinikmati bersama keluarga.
Selain itu, es kopi susu literan juga tetap diminati, terutama oleh anak muda dan pekerja. Konsep literan memberikan kesan hemat dan praktis, sehingga konsumen merasa mendapatkan nilai lebih.
3. Dessert Box dan Cake in Jar
Dessert box menjadi salah satu produk kekinian yang penjualannya melonjak saat Ramadan. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis sangat cocok sebagai hidangan penutup setelah berbuka puasa.
Cake in jar juga tak kalah menarik karena lebih praktis dan tahan disimpan. Produk ini sering dijadikan hampers Ramadan atau oleh-oleh untuk keluarga dan teman.
4. Frozen Food Siap Masak
Frozen food menjadi solusi praktis bagi banyak orang selama bulan puasa. Produk seperti risoles, pastel, dimsum, hingga nugget homemade sangat diminati karena memudahkan persiapan sahur dan berbuka.
Dengan sistem penyimpanan beku, produk ini bisa diproduksi lebih awal dan dijual secara bertahap. Hal ini membuat frozen food menjadi ide jualan yang efisien dan menguntungkan.
5. Lauk Siap Saji untuk Sahur dan Berbuka
Banyak keluarga dan anak kos memilih membeli lauk siap saji agar lebih hemat waktu dan tenaga. Menu seperti ayam ungkep, rendang, semur daging, atau ayam suwir pedas menjadi favorit selama Ramadan.
Lauk siap saji biasanya dijual dalam kemasan praktis dan bisa disimpan di kulkas. Dengan kualitas rasa yang konsisten, usaha ini berpotensi memiliki pelanggan tetap.
6. Gorengan Premium dengan Inovasi Rasa
Gorengan tetap menjadi primadona saat berbuka puasa. Namun, gorengan kekinian hadir dengan sentuhan premium, baik dari segi bahan maupun isian.
Risoles isi keju leleh, tahu crispy dengan saus kekinian, atau pisang nugget bertopping cokelat dan keju adalah contoh gorengan yang bisa dijual dengan harga lebih tinggi karena nilai tambahnya.
7. Hampers Ramadan Kekinian
Hampers Ramadan menjadi salah satu produk yang paling dicari menjelang Idulfitri. Isinya bisa berupa kue kering, dessert, minuman, hingga produk non-makanan seperti perlengkapan ibadah.
Kemasan yang elegan dan konsep yang menarik menjadi kunci utama. Hampers kekinian sering dipesan untuk keluarga, rekan kerja, maupun relasi bisnis.
8. Kurma Premium dan Olahan Kurma
Kurma selalu identik dengan bulan puasa. Selain menjual kurma premium, pelaku usaha kini mengembangkan olahan kurma kekinian seperti kurma cokelat, kurma isi keju, atau kurma almond.
Olahan ini membuat kurma terasa lebih modern dan menarik, terutama bagi konsumen muda yang menyukai variasi rasa.
9. Snack Kering untuk Teman Ngabuburit
Ngabuburit sering ditemani dengan camilan ringan. Snack kering seperti keripik pedas, makaroni, atau basreng menjadi pilihan populer.
Produk ini memiliki daya simpan yang lama dan bisa diproduksi dalam jumlah besar. Dengan strategi pemasaran yang tepat, snack kering bisa menjadi sumber keuntungan besar selama Ramadan.
10. Minuman Herbal dan Sehat
Selama puasa, banyak orang mulai lebih peduli dengan kesehatan tubuh. Minuman herbal seperti wedang jahe, kunyit asam, dan minuman sereh lemon menjadi alternatif berbuka yang menyehatkan. Produk ini menyasar konsumen yang ingin tetap bugar selama puasa tanpa mengonsumsi minuman terlalu manis.
11. Roti dan Pastry Homemade
Roti dan pastry homemade menjadi pilihan praktis untuk sahur atau berbuka. Donat, croissant, hingga roti sobek manis banyak diminati karena rasanya yang lembut dan mengenyangkan.
Dengan variasi rasa dan topping kekinian, produk ini bisa menarik minat berbagai kalangan.
12. Menu Rice Bowl Spesial Ramadan
Rice bowl menjadi makanan favorit karena praktis dan mengenyangkan. Menu seperti chicken teriyaki, ayam sambal matah, atau beef yakiniku sangat cocok dijual selama bulan puasa.
Rice bowl sering dijadikan pilihan untuk berbuka puasa karena porsinya pas dan mudah disantap selain itu juga dijual melalui platform online, sehingga jangkauan pasarnya lebih luas.
13. Kue Kering Lebaran
Meskipun lebih populer menjelang Lebaran, kue kering biasanya sudah mulai diburu sejak awal Ramadan. Nastar, kastengel, dan putri salju tetap menjadi favorit.
Dengan inovasi rasa dan kemasan modern, kue kering bisa tampil lebih kekinian dan menarik minat pasar yang lebih luas.
14. Paket Sahur dan Buka Puasa
Paket sahur dan buka puasa sangat diminati oleh pekerja dan keluarga sibuk. Biasanya terdiri dari nasi, lauk, sayur, dan minuman.
Konsep paket ini memudahkan konsumen karena tidak perlu repot memilih menu. Selain itu, penjual bisa mengatur produksi dengan lebih efisien.
15. Produk Custom dan Pre-Order Ramadan
Produk custom seperti kue dengan nama, dessert bertema Ramadan, atau hampers pre-order menjadi tren yang terus berkembang. Sistem pre-order membantu penjual mengontrol stok dan mengurangi risiko kerugian. Selain itu produk custom juga memberikan kesan eksklusif yang disukai konsumen.
Dengan memilih produk yang sesuai tren, menjaga kualitas rasa, serta mengemas produk secara menarik, peluang untuk meraih keuntungan selama Ramadan semakin terbuka lebar. Tidak hanya laris manis, beberapa ide usaha di atas bahkan berpotensi berkembang menjadi bisnis jangka panjang setelah bulan puasa berakhir.
đź›’đź’¸ Usaha laris butuh pengelolaan keuangan yang sama kuatnya.
Agar ide jualan Ramadan yang kamu jalankan bisa menghasilkan untung besar dan terkontrol dengan baik, penting untuk mengatur transaksi, pembayaran, dan arus kas secara rapi sejak hari pertama.
