Punya Rumah Idaman Bukan Sekadar Impian Anak Muda

Posted: 20 Sep 2022from: EditorLast updated : 20 Sep 2022

Memiliki hunian atau rumah adalah keinginan orang banyak, termasuk generasi anak muda. Pemerintah pun mendorong agar masyarakat muda untuk segera berinvestasi dengan rumah sendiri.

 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk segera berinvestasi di bidang perumahan dengan membeli rumah sendiri.

 

"Kalau anak-anak muda hanya mau ngontrak, kontrakan tiap tahun pasti naik. Tapi kalau beli rumah, cicilan itu makin lama makin tidak terasa. Lebih cepat beli rumah lebih baik," kata Basuki.

 

Ia mengungkapkan, bantuan perumahan dari pemerintah sejak 2015 selalu ada dan bahkan meningkat. Pada tahun ini, pemerintah menyediakan bantuan perumahan sejumlah Rp29 triliun, lalu pada 2023 akan meningkat menjadi Rp32 triliun untuk membangun minimal 220 ribu rumah melalui skema FLPP

 

Menurutnya, pemerintah terus mendorong penyediaan perumahan bagi rakyat, sesuai dengan harapan masyarakat. "Maka mari kita bangun komitmen bersama berkolaborasi mewujudkan hunian layak dan terjangkau untuk semua," tuturnya.

 

"Pemerintah terus mendorong penyediaan perumahan bagi rakyat, sesuai dengan harapan masyarakat. Maka mari kita bangun komitmen bersama berkolaborasi mewujudkan hunian layak dan terjangkau untuk semua," sambungnya.

 

Rumah saat ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tapi juga menjadi aset investasi bagi beberapa orang. Rumah dianggap sebagai investasi karena harga yang selalu naik.

 

Sayangnya, generasi muda dianggap kesulitan dalam membeli hunian pertama mereka, baik itu apartemen maupun rumah tapak. Biaya hidup yang besar tidak seimbang dengan penghasilan yang didapatkan, sehingga membeli rumah terasa sebagai hal yang sulit. Belum lagi ditambah kenaikan harga rumah yang lebih cepat dibandingkan peningkatan gaji.

 

Kendati demikian, bukan mustahil bagi anak muda untuk memiliki rumah.

 

Tingginya harga rumah memang menjadi kendala, tidak terkecuali persoalan uang muka atau down payment (DP). Anda bisa memanfaatkan skema pembiayaan seperti Kredit Pemilikan Rumah/Apartemen (KPR/KPA) yang disediakan oleh bank.

 

Jika memilih KPR/KPA sebagai pilihan pendanaan pembelian hunian pertama, maka Anda dapat meringankan pembayaran dengan memperbesar uang muka yang disetorkan. Hal ini agar bunga kredit yang dikenakan menjadi kecil.

 

Agar memiliki rumah tidak hanya menjadi sekadar impian, Anda bisa ikuti 3 langkah awal berikut ini, seperti dikutip dari laman OJK.

 

1. Tentukan Dana

 

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan harga rumah yang diinginkan. Tentukan target yang masuk akal dan sesuai dengan penghasilan.

 

Anda bisa survei lokasi yang kira-kira masuk ke budget tersebut. Agar meringankan, coba cari lokasi yang menawarkan harga rumah terjangkau. Misalnya di daerah pinggiran Jakarta seperti Depok, Tangerang, atau Bekasi.

 

2. Disiplin Menabung

 

Kesulitan utama dalam membeli rumah adalah tidak memiliki dana untuk membayar uang muka yang merupakan prasyarat KPR. Karena itu, mau tidak mau, uang muka harus dikumpulkan jika ingin punya rumah.

 

Nah persoalannya, bagaimana cara mengumumkan DP?

 

Langkah paling awal adalah menabung dari penghasilan. Namun, tidak sedikit yang tidak bisa mengelola keuangannya dengan baik, sehingga sulit mengumpulkan uang muka. Cara paling efektif adalah dengan menetapkan jumlah tabungan yang akan disimpan setiap bulannya, minimal sebesar 30 persen dari penghasilan bulanan.

 

Pisahkan uang tersebut pada rekening khusus dan selalu utamakan menabung setiap kali gaji baru diterima. Jangan menunda menabung sampai akhir bulan, namun saat gaji diterima, langsung disisihkan untuk uang muka.

 

Anda juga bisa "menabung" melalui reksa dana. Jika dibandingkan menabung di tabungan, secara umum reksa dana menyediakan instrumen yang memberikan return lebih tinggi dengan tingkat keamanan yang baik.

 

3. Cari Penghasilan Tambahan

 

Mencari pekerjaan sampingan adalah salah satu solusi yang bisa dilakukan jika penghasilan utama pas-pasan. Bukan hal yang mudah mengumpulkan uang muka rumah jika hanya mengandalkan gaji utama yang jumlahnya hanya cukup memenuhi kebutuhan pokok.

 

Perlu diingat, jangan sampai pekerjaan sampingan itu mengganggu pekerjaan utama. Jadi, carilah pekerjaan yang sesuai.

 

Selain itu, Anda juga bisa mulai berinvestasi dan menghemat biaya hidup. Langkah-langkah ini bisa membantu Anda untuk mulai melihat peluang agar bisa memiliki rumah impian yang sesuai dengan budget.

 

 Nikmati kemudahan akses pendanaan di Finpedia

 

Kamu yang saat ini membutuhkan dana cepat untuk ragam kebutuhan, bisa mengakses Finpedia.id. Katalog finansial itu menyediakan ragam produk keuangan dari lembaga perbankan, pembiayaan maupun peer to peer lending.

 

Mulai dari kartu kredit, kredit tanpa agunan, pinjaman modal usaha, pinjaman instan, pinjaman dana darurat, pinjaman dengan agunan sampai program cicilan biaya pendidikan bisa didapatkan dengan mudah di Finpedia.id.

 

Disana kamu bisa melihat informasi mulai dari suku bunga yang diberikan, jangka waktu, syarat yang dibutuhkan sampai pengajuan bisa dilakukan di Finpedia. Seperti layanan keuangan dari Cairin yang memberikan pinjaman tanpa agunan mulai dari Rp500 ribu sampai Rp5 juta. Bunganya super murah 0,065%!

 

Dengan begitu, kamu tidak perlu repot untuk mengumpulkan informasi dari produk keuangan yang dibutuhkan dari ragam lembaga keuangan. Akses sekarang dan penuhi kebutuhan darurat kamu segera!