Mengenal Florona, Combo Virus Corona dan Flu. Varian Baru Corona?

Posted: 5 Jan 2022from: EditorLast updated : 5 Jan 2022

Di tengah kekhawatiran akan terjadinya gelombang ke-3 Covid-19 di berbagai negara, dunia justru di hebohkan dengan kemunculan Florona yang sudah terdeteksi di Israel. Tidak dapat dipungkiri, kehadiran Virus Covid-19 varian Omicron masih menjadi momok bagi banyak orang lantaran penyebarannya yang lebih cepat ketimbang varian seniornya, Delta. Lantas apa itu Florona?

 

Data dari Johns Hopkins University (JHU) mencatat, per Senin (3/1) kemarin terdapat 1.082.549 kasus harian Covid-10 di Amerika Serikat (AS). Melonjaknya kasus Covid-19 di Negeri Paman Sam terjadi di tengah mengganasnya varian Omicron.

 

Dari tanah air, sampai dengan Selasa kemarin tercatat terdapat 92 kasus baru Covid-19 yang dipicu oleh penularan varian Omicron. Hal itu menjadikan total kasus Covid-19 dari Omicron menjadi 254 kasus sejak 16 Desember lalu.

 

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, 239 kasus diantaranya merupakan pelaku perjalanan internasional, dan 15 kasus tersisa berasal dari transmisi lokal.

 

Lantas apalagi yang dinamakan Florona? Nah mengutip Times of India, Florona merupakan campuran langka dari dua penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona dan infeksi flu yang bersamaan.

 

Hal itu pertama kali dideteksi pada seorang wanita yang baru saja melahirkan di Rumah Sakit yang berada di kota Petah Tikva, Israel Tengah. Menurut laporan, wanita tersebut tidak divaksinasi Covid-19 dan gejala yang dialaminya relatif ringan serta diharapkan bisa segera dipulangkan.

 

(Baca juga: Belum Tutup Tahun, Penerimaan Pajak 2021 Sudah Tembus 100 Persen.)

 

Apakah Florona Varian Baru Covid-19?

 

Nah, kamu tidak perlu khawatir, karena Florona bukanlah varian baru yang lahir dari mutasi Virus Corona seperti Alpha, Beta, Delta, Omicron ataupun lainnya. Florona merupakan kasus infeksi saluran pernapasan ganda yang disebabkan oleh Covid-19 dan patogen influenza.

 

Ketika kedua virus tersebut ditemukan bersamaan di dalam tubuh, maka kondisi itu disebut sebagai Florona. Baik influenza dan Covid-19 menyebabkan infeksi pada sistem pernapan yang memiliki gejala sama.

 

Menurut World Health Organization (WHO), seseorang dapat menderita kedua infeksi pada saat yang sama dengan gejala yang sama, seperti sakit tenggorokan, batuk, pilek, demam ataupun sakit kepala juga kelelahan.

 

Namun tingkat keparahannya tergantung dari kondisi masing-masing orang. Ada yang memiliki gejala ringan, namun ada juga yang memiliki risiko lebih tinggi. Pada kasus Covid-19, seseorang mungkin mengalami anosmia yang tidak berhubungan dengan flu.

 

Karena penyakit ini ada pada sistem pernapasan bagian atas, penularannya terjadi melalui partikel yang terkontaminasi virus yang dikeluarkan oleh yang terinfeksi saat batuk berbicara ataupun bersin.

 

Ketika orang yang sehat menghirup udara atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus, maka patogen akan masuk ke sistem pernapasan dan akan mulai berkemban biak. Biasanya dibutuhkan waktu 2 sampai 10 hari untuk melihat gejala yang muncul setelah terinfeksi.

 

Para ahli sudah mengkhawatirkan infeksi ganda ini sejak tahun lalu, karena adanya penurunan suhu maka potensi penularan influenza meningkat. Namun karena adanya pembatasan dan juga protokol kesehatan yang ketat, maka belum ada kasus yang dilaporkan pada tahun lalu.

 

Lantas seberapa mengkhawatirkan Florona? Virus Covid-19 sendiri bukanlah hal yang mudah untuk ditaklukan oleh tubuh, karena memengaruhi berbagai organ dalam satu waktu. Nah jika terjadi infeksi ganda, maka tubuh akan berupaya lebih keras untuk memeranginya.

 

Selain itu, proses deteksi kedua infeksi tersebut juga cukup rumit, lantaran gejalanya yang tumpang tindih. Meskipun begitu, belum ada penelitian mendalam terkait tingkat keparahan Florona, terpenting adalah terus ikutin protokol kesehatan dan kedepankan gaya hidup sehat.

 

(Baca juga: Apa si Blokchain, Begini Cara Kerjanya)

 

Nikmati kemudahan akses pendanaan di Finpedia


Kamu yang saat ini membutuhkan dana cepat untuk ragam kebutuhan, bisa mengakses Finpedia.id. Katalog finansial itu menyediakan ragam produk keuangan dari lembaga perbankan, pembiayaan maupun peer to peer lending.

 

Mulai dari kartu kredit, kredit tanpa agunan, pinjaman modal usaha, pinjaman instan, pinjaman dana darurat, pinjaman dengan agunan sampai program cicilan biaya pendidikan bisa didapatkan dengan mudah di Finpedia.id.

 

Disana kamu bisa melihat informasi mulai dari suku bunga yang diberikan, jangka waktu, syarat yang dibutuhkan sampai pengajuan bisa dilakukan di Finpedia.

 

Dengan begitu, kamu tidak perlu repot untuk mengumpulkan informasi dari produk keuangan yang dibutuhkan dari ragam lembaga keuangan, seperti Ringan yang menyediakan pinjaman untuk semua keperluan kamu mulai dari Rp600 ribu sampai Rp20 juta. Akses sekarang dan penuhi kebutuhan darurat kamu segera!