4 Cara Untuk Menjadi Wanita Mandiri secara Finansial

Posted: 22 Apr 2021from: EditorLast updated : 21 Mei 2021

Zaman kekinian, sudah bukan masanya lagi wanita berada pada posisi nomor dua setelah pria. Sekarang, semua bisa mendapatkan kesempatan yang sama asal mau berusaha. Nah untuk kamu para wanita, yuk bangkit dan bangun bersama guna mewujudkan kemandirian finansial tanpa bergantung pada siapapun.

 

Bagi wanita yang sudah menikah, kemandirian finansial mutlak juga harus dicapai sebagai bentuk mitigasi risiko keluarga. Jadi ketika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan pada pasangan atau anggota keluarga lainnya, kamu masih bisa berjuang untuk mencukupi kebutuhan finansial.

 

Menjadi seorang wanita yang sudah menikah, bukan berarti kamu juga harus sembunyi dibawah bayang-bayang suami. Kamu tetap bisa terus mewujudkan mimpi dengan kemandirian finansial. Nah berikut merupakan cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa menjadi wanita yang mandiri finansial.

 

(Baca juga: Hari Kartini : Ini Wanita Terkaya di Indonesia)

 

1. Memilki penghasilan

 

Untuk kamu yang saat ini masih bekerja, tentu tidak sulit untuk memenuhi kebutuhan yang satu ini. Karena artinya kamu masih memiliki penghasilan rutin setiap bulannya.Namun bagi wanita yang menjadi ibu rumah tangga, kamu juga bisa tetap bisa memiliki penghasilan.

 

Luasnya dunia maya bisa dijadikan ladang untuk bisa mendapatkan penghasilan. Bisa dengan cara menjadi reseller atau menjual barang produksi sendiri, seperti lauk matang ataupun lainnya. Bisa juga dengan membuat jajanan ringan seperti es teh manis untuk kemudian di titipkan di warung dekat rumah.

 

Terpenting adalah kamu memilki penghasilan sendiri. Ini tidak berbicara besar atau kecil, melainkan melatih kemandirian agar kemudian kamu bisa berdiri di kaki kamu sendiri.

 

Ditambah, nantinya uang hasil penjualan ataupun hasil menjadi reseller bisa bebas kamu gunakan sesuai dengan keinginan ataupun kebutuhan.

 

2. Rawat mimpimu


Untuk bisa mencapai kemandirian finansial, dalam arti kamu bisa bebas membeli apapun yang kamu inginkan tanpa bergantung dari orang lain, kamu harus terus merawat mimpi kamu. Karena tanpa adanya target dan juga mimpi, rasanya mustahil untuk kamu bisa terus maju dan berkembang.

 

Mimpi dan target adalah harapan yang ingin dicapai, bisa dibilang sebagai alasan bagi kamu untuk melakukan beragam hal saat ini. Misalnya, kamu saat bermimpi untuk bisa memiliki rumah di tepi pantai dengan halaman berupa pasir putih.

 

Jangan gantungkan harapan itu pada orang lain. Wujudkan dengan kemampuan kamu sendiri. Karena dengan begitu, kamu bisa terus termotivasi untuk melakukan hal dengan sebaik mungkin dan dengan secerdas mungkin.

 

3. Perdalam ilmu


Membincang mandiri finansial tidak melulu soal uang. Kamu juga perlu untuk meningkatkan kualitas diri sendiri. Dengan begitu, kamu bisa menangkap peluang yang mungkin muncul di kemudian hari.

 

Jangan pernah merasa lelah akan dan cukup akan ilmu yang saat ini dimiliki. Rangsang terus rasa haus akan informasi agar kamu bisa meningkatkan kemampuan diri kamu.

 

Misalnya, kamu ingin mahir berbahasa jepang, maka lakukanlah. Pelajari bagaimana pengucapan bahasa jepang yang benar melalui film atau tayangan lainnya. Setelah itu asah terus dengan sering melihat tayangan berita berbahasa jepang.

 

Tujuannya agar kamu bisa terbiasa mendengar bagaimana pengucapan bahasa yang semestinya. Pun kamu yang ingin memperdalam ilmu lainnya seperti digital marketing, penulisan dan sebagainya, lakukan saja dan terus maju.

 

Karena sejatinya, tidak ada yang percuma untuk dilakukan. Tinggal bagaimana nanti kesempatan bisa mempertemukan kamu untuk kemudian bisa mengaplikasikan ilmu yang sudah kamu dapat.

 

(Baca juga: THR Belum Juga Turun? Lapor Kesini!)

 

4. Disiplin Keuangan


Hal lain yang harus kamu lakukan agar bisa menjadi wanita yang mandiri finansial adalah mengelola uang dengan disiplin. Kamu bisa memulainya dengan mengatur alokasi dana belanja, dana investasi dan juga dana untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Kamu bisa memulainya dengan menggunakan formula 20% investasi, 30% utang atau cicilan dan 50% adalah kebutuhan pokok. Usahakan kamu bisa konsisten mengelola keuangan dengan porsi tersebut. Sehingga dari situ akan terlihat bahwa kamu memang adalah sosok yang selama ini memilki bakat untuk bisa menjadi mandiri finansial.

 

Jangan terpengaruh akan diskon atau promo belanja. Jika memang dana belanja sudah habis, maka jangan gatal untuk menggunakan dana tabungan demi membeli hal yang tidak dibutuhkan.

 

Nikmati kemudahan akses pendanaan di Finpedia


Kamu yang saat ini membutuhkan dana cepat untuk ragam kebutuhan, bisa mengakses Finpedia.id. Katalog finansial itu menyediakan ragam produk keuangan dari lembaga perbankan, pembiayaan maupun peer to peer lending.

 

Mulai dari kartu kredit, kredit tanpa agunan, pinjaman modal usaha, pinjaman instan, pinjaman dana darurat, pinjaman dengan agunan sampai program cicilan biaya pendidikan bisa didapatkan dengan mudah di Finpedia.id.

 

Disana kamu bisa melihat informasi mulai dari suku bunga yang diberikan, jangka waktu, syarat yang dibutuhkan sampai pengajuan bisa dilakukan di Finpedia. Dengan Finpedia, kamu tidak perlu repot untuk mengumpulkan informasi dari produk keuangan yang dibutuhkan dari ragam lembaga keuangan, sepert KTA DBS yang menyediakan pinjaman cuma-cuma dengan limit sampai Rp300 juta. Akses sekarang dan rasakan kemudahan yang bisa dirasakan