Sejarah Hari Guru Nasional. Ini Program Cicilan Biaya Pendidikan yang Bisa Digunakan

Setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional (HGN). Pemerintah menetapkan satu hari khusus untuk guru sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras dan sumbangsihnya pada bangsa ini. Tidak terhitung berapa besar kontribusi tenaga pengajar, dalam hal ini guru untuk memajukan negara ini.
Pasalnya, semua orang yang saat ini duduk di kursi pemerintahan, pasti pernah mengenyam pendidikan. Baik itu dari tingkat dasar hingga tingkat universitas. Pendidikan yang didapat, khasanah berpikir yang digunakan merupakan buah dari kerja keras guru untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi setiap peserta didiknya.
Nah ada kabar baik bagi tenaga pengajar. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim akan menggelar tes pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru honorer.
Melalui program tersebut, guru honorer yang selama ini mendapatkan penghasilan mini bisa mendapatkan gaji Rp4,06 juta. Sebagai catatan, saat ini gaji guru honorer mulai dari tingkat SD sampai Universitas sangat rendah, berkisar di angka ratusan ribu sampai Rp1 juta per bulan.
Adanya program itu diharapkan dapat mendongkrak kesejahteraan tenaga pengajar di Indonesia. Kabar baiknya lagi, tes untuk bisa mendapatkan status sebagai Guru PPPK bisa diikuti oleh guru honorer sampai 3 kali.
(Baca juga: Mansurmology, Kebetulan atau kebisaan)
Sejarah Hari Guru Nasional
Organisasi Guru di Indonesia dikenal dengan nama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Organisasi tersebut terus mempertahankan identitasnya sebagai organisasi independen non partisan yang menjadi motor penggerak pembangunan sumber daya manusia.
Menengok ke belakang, pada tahun 1912 lalu, para guru mendirikan Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Anggota organisasi tersebut adalah guru bantu, guru desa, kepala sekolah dan perangkat sekolah.
Tujuan di dirikannya organisasi tersebut adalah sebagai sarana perjuangan persamaan hak dan posisi dengan Belanda. Maklum, kala itu, Indonesia masih dalam suasana penjajahan oleh Belanda.
Kemudian pada tahun 1932, PGHB berubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Dalam periode tersebut, negeri ini masih dalam kondisi penjajahan oleh pihak Jepang. Alhasil, aktivitas PGI sangat kerdil karena dianggap bisa menjadi sarana penghimpunan pergerakan.
Baru pada tahun 1945, Kongres Guru Indonesia digelar dan terbentuklah PGRi sebagai wadah untuk semua guru di Indonesia. Selama belum terlepas dari kolonialisme Belanda dan Jepang, Guru juga ikut mengambil peran dalam kemerdekaan bangsa ini. Oleh karena itu, tugas guru tidak bisa dipandang sebelah mata. Mulai dari zaman penjajahan hingga zaman modern seperti sekarang.
(Baca juga: 3 Manfaat Pinjaman Online Bunga Rendah. Bisa Untuk Dana Harian Juga)
Program cicilan biaya pendidikan
Kemajuan sistem pendidikan bangsa ini tidak dapat dilepaskan dari peran guru. Di tengah pandemi seperti sekarang, guru juga harus tanggap teknologi untuk bisa tetap menjalankan perannya.
Selain itu upgrade kemampuan diri juga tidak boleh dilupakan. Pasalnya pengembangan kapasitas tenaga pengajar akan sejalan dengan pengembangan peserta didiknya,
Berkaca pada kapasitas guru di Finlandia, mayoritas tenaga pengajar disana memiliki jenjang pendidikan magister. Oleh karena itu, tak aneh jika akhirnya sistem pendidikan di negara Nordik tersebut menjadi sistem yang paling baik.
Untuk para guru di Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikannya, sekarang bisa melakukannya dengan mudah. Terdapat program cicilan biaya pendidikan yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan gelar magister.
Salah satunya adalah melalui PIntek. Lewat program Pintek, setiap guru bisa membayar uang pangkal untuk pembayaran pendidikan lanjutan. Syarat yang dibutuhkan hanyalah identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan referensi dari orang yang tidak serumah dengan kamu.Kamu bisa mendapatkan dana pendidikan hingga Rp300 juta. Ajukan sekarang, sehingga pendidikan lanjutan kamu tidak terganggu.
Pendidikan yang berkualitas merupakan gerbang untuk meraih masa depan yang juga gemilang. Akses sekarang di Finpedia untuk mendapatkan produk dana pendidikan lainnya.
