Indonesia Jadi Pusat Mobil Listrik. Lihat Potensi Bisnis yang Bisa Kamu Lakukan

Posted: 29 De00 2020from: EditorLast updated : 28 Mei 2021

Mimpi Indonesia untuk menjadi pusat mobil listrik dunia perlahan mulai memperlihatkan hasil. Dua pabrikan otomotif dunia, Hyundai dan Toyota sudah berkomitmen untuk membenamkan dana investasi mobil listrik di Indonesia. Pelopor mobil listrik dunia, Tesla juga dikabarkan akan datang ke Indonesia pada tahun 2021 mendatang untuk melakukan penjajakan peluang investasi mobil listrik di negeri kita tercinta. 


Besarnya populasi di Indonesia dan masih sedikitnya jumlah pengguna mobil listrik menjadi salah satu alasan dijadikannya Indonesia sebagai destinasi baru untuk pengembangan bisnis mobil listrik. Sebelumnya Presiden Joko Widodo juga berencana menjadikan negeri ini sebagai pusat industri mobil listrik.


Besarnya cadangan nikel yang ada di dalam negeri diharapkan dapat pemantik bagi perusahaan otomotif untuk memproduksi baterai di tanah air. Sebagai salah satu bentuk stimulus pendorong bisnis mobil listrik, Joko Widodo sudah meneken Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.


Dalam peraturan tersebut disebutkan tentang insentif untuk percepatan kendaraann bermotor listrik dan tingkat komponen dalam negeri untuk kendaraan listrik berbasis baterai.


(Baca juga: Intip Kekayaan Sandiaga Uno, Menteri Terkaya dalam Jajaran Menteri Baru Jokowi)


Toyota Komitmen Rp28 Triliun


Salah satu raksasa otomotif, Toyota sudah berkomitmen untuk melakukan investasi hingga 3 tahun ke depan sebesar Rp28 triliun. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menjelaskan Toyota akan membangun produk hybrid, plug in hybrid dan full electric vehicle.


Dengan nilai investasi sebesar itu, Toyota sebagai group akan membawa beberapa merek lainnya seperti Toyota, Daihatsu dan juga Hino.


Seperti diketahui, Toyota sudah sejak lama memiliki kendaraan berjenis hybrid. Beberapa merek kendaraan hybridnya antara lain, Toyota Prius, Toyota All New Camry, Alphard Hybrid, C-HR Hybrid dan masih banyak lagi.


Hyundai Komitmen Rp21,8 Triliun


Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai juga sudah berkomitmen untuk membenamkan modalnya sebesar Rp21,8 triliun dalam 2 tahap hingga tahun 2022 mendatang. Sebagai catatan, sampai saat ini Hyundai Indonesia belum meluncurkan varian Hybrid di Indonesia.


Rencananya, perusahaan akan langsung meluncurkan kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Adapun tipe mobil listrik yang akan dirilis adalah hatchback dan juga sport utility vehicle (SUV).


Melihat hal tersebut, bisa dipastikan bahwa ke depannya, lapangan pekerjaan dan juga bisnis turunan yang ada dalam rencana investasi tersebut juga akan terdongkrak.


Kamu bisa masuk dan ikut menikmati pertumbuhan ekonomi dengan menjajal usaha. Nah berikut merupakan beberapa jenis usaha yang bisa kamu geluti saat mobil listrik sudah ramai diproduksi.


(Baca juga: Mengenal Warmindo. Peluang Bisnis modal kecil di Tahun 2021)


1. Bisnis kontrakan atau kos


Rencana investasi biasanya identik dengan penambahan pabrik baru. Nah kamu yang lokasinya berdekatan dengan area pabrik, bisa mulai membangun fasilitas rumah sewa atau kos untuk menampung tenaga kerja yang ada di pabrik tersebut.


Meskipun investasi yang akan dibenamkan belum berjalan, kamu bisa mulai mencari lokasi rumah yang bisa dijadikan kontrakan untuk nanti dijadikan pendapatan berulang alias recurring income. Untuk meringankan keuangan, kamu bisa mengajak teman yang sudah dipercaya untuk bersama-sama menjalankan bisnis tersebut.


Pun masih kekurangan sedikit dana untuk memulainya, kamu bisa memanfaatkan fasilitas kredit tanpa agunan (KTA) dari Standard Chartered Bank (SCB) untuk mewujudkan mimpi. Limit pinjaman yang bia didapatkan mencapai Rp300 juta.


2. Bisnis rumah makan


Rumah makan disini bukanlah restoran mewah, kamu yang lokasinya berdekatan dengan lokasi parbk mobil listrik tersebut juga bisa membuka warung makan untuk para pekerjanya.


Tenaga kerja yang melimpah pastinya juga membutuhkan makanan saat beraktivitas. Kamu bisa juga memulai bisnis catering rumahan yang bisa diantar ke lingkungan pekerjaan setiap harinya.


Manfaatkan laman media sosial untuk menjadi etalase bagai barang daganganmu. Untuk modal usaha, kamu bisa membandingkan sekaligus mengajukan produk keuangan yang paling cocok untuk modal usaha di Finpedia.id. Temukan dan ajukan sekarang. Agar usahamu bisa segera terwujud dan terlaksana dengan baik